Selasa, 27 Desember 2011

Ciri-Ciri Memory RAM sudah Rusak ARTIKEL RAM



















Adalah Random access memory, RAM (dalam bahasa Indonesia adalah Memori Akses Acak) sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap dan tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, dimana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
RAM Pertama kali dikenal pada tahun 60'an. Akan tetapi saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.
Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.
Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.
Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM. 
Example of writable volatile random-access memory: Synchronous Dynamic RAM modules , primarily used as main memory in personal computers , workstations , and servers . Contoh writable volatile random-access memory: Synchronous Dynamic RAM modul, terutama digunakan sebagai memori utama dalam komputer pribadi, workstation, dan server. 
Random-access memory (biasanya dikenal dengan akronim, RAM) adalah bentuk penyimpanan data komputer. Hari ini, dibutuhkan bentuk sirkuit terpadu yang memungkinkan disimpan data yang akan diakses dalam urutan apapun (yaitu, pada acak). Kata acak dengan demikian mengacu pada fakta bahwa setiap bagian dari data dapat kembali dalam waktu konstan, terlepas dari lokasi fisik dan apakah atau tidak itu adalah berkaitan dengan bagian dari data sebelumnya. [1] 
Sebaliknya, perangkat penyimpanan data seperti kaset, cakram magnetik dan cakram optik bergantung pada gerakan fisik media perekaman atau kepala membaca. Dalam perangkat ini, gerakan membutuhkan waktu lebih lama daripada transfer data, dan waktu pengambilan bervariasi berdasarkan lokasi fisik item berikutnya. 
Kata RAM yang sering dikaitkan dengan volatile jenis memori (seperti DRAM memory modules), di mana informasi yang hilang setelah daya dimatikan. Banyak jenis memori RAM juga, termasuk sebagian besar jenis ROM dan memori flash memanggil NOR-Flash. 

Tipe RAM pada PC bermacam-macam, antara lain :

DRAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung didalamnya tidak hilang.

SDRAM (Sync hronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang paling umum digunakan pada PC masa sekarang. RAM ini disinkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tanggi dari pada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.

SRAM (Statik RAM) adalah jenis memory yang tidak perlu penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat didalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan lebih tinggi dari pada DRAM.

RDRAM (Rambus Dynamic RAM) adalah jenis memory yang lebih cepat dan lebih mahal dari pada SDRAM. Memory ini bisa digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium 4.

EDO RAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memory yang digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium. Cocok untuk yang memiliki bus dengan kecepatan sampai 66 MHz. 

Fungsi RAM ( Random Access Memory) 
Diposkan oleh Prawira 'TamRider' Aditama 7.04.2008 hardware, Pengetahuan Komputer dan Jaringan 
Yang disebut memory pada PC, sebetulnya mengacu pada RAM (Random Access Memory). Sebuah komputer membutuhkan RAM untuk menyimpan data dan instruksi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah perintah (task). Data ataupun instruksi yang tersedia pada RAM memungkinkan processor atau CPU (Central Processing Unit) untuk mengaksesnya dengan cepat.

Saat CPU membuka sebuah program aplikasi dari harddisk-seperti word processing, spreadsheet, ataupun game-ia akan me-loading-nya ke memory. Hal ini memungkinkan aplikasi bekerja lebih cepat dibandingkan harus mengakses langsung ke harddisk yang memang jauh lebih lambat.

Sebab harddisk memang bertugas sebagai storage data, bukan sebagai memory. Dengan mengakses data ataupun aplikasi yang tersedia di RAM, mempercepat PC Anda dalam menyelesaikan tugasnya.

Analogi sederhana untuk mengerti hal ini, lebih mudah jika mengambil pada kegiatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya pada lingkungan kerja. Di mana ada meja kerja, dan sebuah lemari arsip. Lemari arsip dapat diandaikan layaknya harddisk, di mana tersedia berkas-berkas dan informasi yang dibutuhkan. Saat mulai bekerja, berkas-berkas informasi akan dikeluarkan dari dalam lemari ke meja kerja. Ini untuk memudahkan dan mempercepat akses ke informasi yang dibutuhkan. Maka, meja kerja dapat dianalogikan sebagai memory pada PC.

Dengan analogi sederhana tersebut, tentunya Anda sudah dapat membayangkan perbedaan kecepatan akses, antara memory dan harddisk. Juga sudah terbayang, pentingnya ketersediaan jumlah RAM yang mencukupi untuk dapat melayani data dan informasi yang dibutuhkan oleh CPU.

Teknologi Seputar RAM

DDR2 Setelah sukses DDR di pasaran, saat ini masyarakat TI akan dimanjakan lagi dengan munculnya sebuah teknologi baru dalam RAM, yaitu DDR2. Yang sekiranya akan diperkenalkan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Seperti apa detailnya tentang DDR ini belum banyak yang dapat dibicarakan. Namun yang pasti kehadirannya adalah untuk memperbaiki kekurangan yang dimiliki oleh DDR versi sebelumnya, seperti:

Energi: DDR2 membutuhkan energi setengah lebih kecil dari energi yang dibutuhkan DDR biasa beroperasi, sehingga dapat mengurangi panas pada komputer. Apalagi pada notebook yang secara otomatis juga akan lebih menghemat baterai.

High clock speed: DDR2 menggunakan clock speed awal sebesar 400 MHz. Nilai ini juga masih bisa di tingkatkan menjadi 800 MHz. Ketahanan: Dengan DDR2, Anda dapat memiliki satu keeping 2 GB dan dipasangkan pada single bank module.

Karena daya tahan DDR2 masih lebih baik dari DDR biasa.

1. Ukuran: Dari segi ukuran, DDR2 juga masih lebih kecil dibandingkan DDR biasa.
2. Teknologi koneksi: DDR2 menggunakan teknologi koneksi yang dinamakan Ball Grid Array (BGA), yang belum digunakan pada DDR biasa. 

Kehadiran DDR2 memang sangat mengembirakan, namun bukan berarti Anda harus buru-buru membuang komputer lama Anda atau menunda membeli komputer baru. Sebab kehadirannya masih sangat lama, di samping itu kehadiran teknologi RAM yang ada saat ini masih sangat mencukupi untuk sebagian besar kebutuhan kita. Oleh sebab itu, jangan terlalu terburu-buru membuang komputer lama Anda.
Dual-channel
Pada pembahasan mengenai RDRAM sempat disinggung sistem dual-channel. Sebenarnya pembahasan tentang teknologi ini sudah pernah dibahas sebelumnya. Bahwa dengan menggunakan dual-channel, maka RAM dapat bekerja dua kali lebih cepat. Mengapa dapat lebih cepat? Sebab dengan menggunakan sistem dual-channel, maka sistem akan mentransfer data pada data bus yang nilainya dua kali lipat. Untuk mem ory DDR yang menggunakan data bus 64-bit. Jumlah bit-nya akan menjadi 128-bit. Dan untuk RDRAM yang menggunakan data but 16-bit, akan berubah menjadi 32-bit.

Hanya saja, dual-channel ini tidak dapat dilakukan sembarangan. Bagi yang akan menggunakan RAM DDR, maka motherboard-nya juga harus mendukung sistem ini. Jika tidak, maka dual-channel tidak dapat digunakan. Sedangkan untuk yang akan menggunakan RDRAM, tidak hanya motherboard-nya saja yang berbeda, tetapi bentuk RAM-nya pun berbeda. Bagi yang akan memasangkan RDRAM dual-channel, maka RAM-nya tersebut harus memiliki pin sebanyak 242 pin. Berbeda dengan RDRAM single-channel yang menggunakan RDRAM dngan jumlah pin hanya 184 pin.

Dan hal lain yang patut lagi dilihat adalah kecepatan, ukuran, dan merk harus sama. Memang saat ini sudah tersedia motherboard yang mampu menjalankan sistem dual-channel dengan merk memory yang berbeda, tapi ada sebaiknya jika Anda tidak melakukan ini sekarang sebab keandalan sistem yang seperti ini belum sepenuhnya terbukti dapat diandalkan. Karena biasanya setiap RAM dengan produsen berbeda memiliki karakteristik berbeda juga. Sehingga jika dipaksakan untuk bekerja sama akan terjadi ketidak kompakan.

Bagaimana dengan Ukurannya?
Bagaimana dengan ukurannya? Apakah penambahan ukuran RAM dapat ikut mempercepat kerja komputer? Jawabannya: Ya! Tentu saja. Bayangkanlah hal seperti ini: jika ruang bagian depan perpustakaan Anda semakin besar, tentu saja buku yang dapat keluar-masuk dapat semakin banyak, bukan? Sehingga seorang pustakawan tidak selalu harus mencari buku lain (yang tidak muat di depan) ke bagian gudang/belakang, yang tentu saja akan memakan waktu lebih lama lagi.

Lalu berapa besar RAM yang tepat untuk komputer Anda?
Tergantung pada apa yang akan Anda kerjakan dengan komputer tersebut. Untuk menjalankan satu operating system seperti Windows XP, Anda membutuhkan RAM sebesar 128 MB, lalu jika Anda menjalankan aplikasi untuk browsing, misalnya dengan IE, Anda membutuhkan tambahan RAM lagi, lalu untuk buka e-mail dengan Express, akan bertambah lagi, dan yang terakhir untuk menjalankan aplikasi Office akan bertambah lagi 128 MB belum lagi data yang dibuka. Itu tadi hanya aplikasinya saja. Maka untuk kebutuhan itu saja, Anda harus menyediakan memory minimal 256 MB. Sedangkan jika Anda menjalankan aplikasi multimedia yang sangat berat jumlah ini akan bertambah berkali-kali lipat. Oleh sebab itu, dalam membeli memory perhatikan sekali kebutuhan Anda dengan komputer tersebut nantinya.

Single atau Dual Bank?
Meletakkan memory pada sebuah motherboard sangat mudah, namun sebelumnya perhatikan dahulu slot yang disediakan. Ada beberapa motherboard yang hanya menyediakan satu slot RAM saja atau biasa yang disebut Single Bank, namun banyak juga memory yang menawarkan motherboard dengan Dual Banks, bahkan ada juga yang menawarkan tiga sampai empat banks.

Biasanya motherboard yang menyediakan tiga slot RAM. Membagi dua slotnya, satu khusus digunakan untuk sistem Single Bank dan dua untuk digunakan untuk Dual Bank. Jangan hanya memperhatikan slot yang disediakan, perhatikan juga modul meng-upgrade komputer, maka memperhatikan modul RAM Anda sangat penting. Sebab jika modul berbeda dengan RAM yang akan dibeli, maka RAM tersebut tidak akan dapat digunakan. Modul pada RAM berbeda-beda.

Jumlah pin dan ukuran fisik sebuah RAM akan mempengaruhi modul dari RAM itu sendiri. Contoh saja modul RDRAM dengan SDRAM, keduanya tentu saja berbeda. Begitu pula dengan RAM yang digunakan pada notebook. RAM pada notebook memiliki jumlah pin yang jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah pin RAM yang digunakan pada PC maupun server. Perbedaan modul yang dimiliki oleh RAM ini mempengaruhi cara penyampaian datanya (transfer data oleh RAM itu sendiri). Biasanya yang sangat membedakan modul yang satu dengan modul yang lainnya adalah jumlah pin, yang mana semakin banyak maka bentuk fisik RAM akan semakin panjang. Dan tidak hanya panjang saja yang berbeda, lebar RAM pun kadang juga berbeda pada tiap modulnya.

Oleh sebab itu, ketika Anda akan membeli sebuah RAM baru perhatikan motherboard yang digunakan. Ini sangat penting, agar RAM yang dibeli nantinya akan dapat maksimal digunakan.

Ciri - ciri RAM yang rusak
1. Berbunyi apabila ingin mengganti booting
2. Berbunyi apabila mengganti slot
3. Pada kipas berbunyi “krek krek krek”
4. Komputer jadi sering restart sendiri
5. Jika menyalakan HDD LED , tetap menyala tetapi tidak dapat booting, lalu tidak terdapat suara lain selain kipas.
6. RAM yang rusak parah ( mungkin ) akan dideteksi oleh CPU dengan bunyi BEEP ERROR CODE, tapi RAM yg Rusaknya kira-kira 30 % ,akan lolos diuji hardware saat booting tapi akan error bila diguanakan utnuk melakukan penginstallan atau sering blue screen.

Cara mengecheck RAM yang rusak
1. Clear Cmos (mengembalikan bios ke default) dengan jumper Cmos atau copot baterai Cmos
2. Cek kabel dari monitor terpasang betul terpasang betul di vga port ato kaga


Memperbaiki RAM yang Rusak
Bunyi beep yang timbul ketika RAM bermasalah biasanya bunyi beep panjang 3x, tapi tergantung dengan kompi saudara. Hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menyembuhkan RAM yang tidak terdeteksi oleh PC adalah dengan cara membersihkan RAM yang tidak bisa dipakai tersebut dengan menggunakan penghapus pensil, tentu kalian sudah pada tau kan penghapus pensil, yaitu bahan yang terbuat dari karet. Gunanya untuk membersihkan debu-debu yang menempel pada kaki RAM (gold finger) sehingga arus dapat berjalan dengan baik. Bila anda tidak mempunyai penghapus pensil anda dapat menggunakan kain, dengan cara digosok-gosokan sampai bersih, bila perlu gunakan minyak pembersih khusus yang sering digunakan oleh tukang servis komputer atau bisa juga menggunakan thiner. Nah, sekarang RAM tadi sudah bersih…Selanjutnya tinggal dipasang kembali ke slot memory yang ada di mobo, sekarang coba tekan tombol power. Bila belum juga berhasil, sekarang coba anda siapkan avometer beserta baterenya. Tujuan kita selanjutnya adalah untuk menstimulasi RAM tersebut agar bangun kembali dengan cara mengalirkan listrik. Caranya arahkan skala ohm ke 1K, 10K, 100K, dll pokoknya terserah anda, letakkan ujung kabel yang berwarna hitam (-) ke salah satu kaki RAM (gold finger) dan kabel yang berwarna merah (+) digosokkan di kaki IC atau chipset yang terdapat di RAM biasanya berjumlam 8. Sekarang coba pasang kembali RAM tadi. Kalo tetap tidak bisa, sudah…Lho jadikan saja barang musium/museum.
Pada postingan kali ini saya akan berbagi tips tentang trik Cara memperbaiki ram rusak / memory PC (SDRAM , DDRAM) yang sudah anda anggap mati (asal tidak mengalami kerusakan fisik yang parah ,misalnya terbakar atau hancur/patah), karena biasanya menurut yang saya lihat bila memory sudah di nyatakan mati oleh pemilik PC atau oleh teknisi komputer maka biasanya langsung saja di ganti dengan membeli memory yang baru, padahal masih ada kemungkinan memory tersebut di bikin hidup atau berfungsi lagi.

Berikut ini saya punya tips untuk menangani memory yang sudah di anggap mati tersebut berdasarkan pengalaman selama menggeluti dunia hardware , dengan akurasi dia atas 70 %, jadi misalnya anda memiliki 10 keping memory mati maka ada kemungkinan 7 keping masih bisa di selamatkan…cukup lumayan kan.? kita bisa menghemat uang beberapa ratus ribu utntuk perkepingnya.
Ok, langsung saja siapkan memory mati tersebut ,dan peralatan yang di perlukan adalah Avometer.
1. Bersihkan memory tersebut dengan cara menggosok pin-pin memory tersebut dengan kain dengan tujuan membersihkan, boleh juga di beri Tiner sedikit supaya lebih bersih dari debu, dan gesekan dengan kain tersebut juga akan memancing ion-ion pada pin memory menjadi tersimulasi agar konduktornya lebih aktif.
2. Arahkan skala Avometer pada Ohm (skala untuk mengukur hambatan), bebas boleh pada posisi 1K, 10K, 100K…
3. Ambil jarum negative (-) Avometer (kabel warna hitam) lalu tempelkan pada salah satu pin/kaki memory, dan jarum positive (kabel warna merah) gesekan pada pada kumpulan kaki-kaki IC/chipset memory ,bila memory memiliki 8 buah IC misalnya maka gesekan jarum (+) tersebut ke kaki-kaki 8 IC tersebut.
4. Selesai….silahkan coba pasang memory tersebut pada slotnya di Mainboard….!
Note:
Proses ini adalah memanfaatkan aliran arus listrik dari batere Avometer yang di alirkan ke dalam sirkuit-sirkuit IC/Chipset memory . Cara kerja proses ini adalah seperti halnya proses Clear CMOS pada Mainboard apabila Mainboard mengalami crash dan tidak mau hidup, yaitu terjadinya gangguan atau penyumbatan pada perjalanan arus listrik sehingga arus yang di
perlukan untuk untuk pengaktifan suatu system tidak terpenuhi….atau seperti ilustrasi orang yang pingsan atau koma lalu kita coba bangunkan dengan cara di pancing syaraf-syarafnya untuk aktif dan sadar dengan cara di siram air, di setrum..dsb

Mendapatkan Informasi Mengenai Memori Komputer (RAM) Dengan Visual Basic

Tulisan kali ini kita akan membahas mengenai teknik mendapatkan informasi jumlah memori RAM yang tersedia pada komputer Anda dengan menggunakan Visual Basic. Untuk keperluan ini pada Windows API sudah disediakan suatu fungsi yaitu GlobalMemoryStatus. Fungsi ini berguna untuk mendapatkan informasi mengenai jumlah memori RAM yang tersedia baik itu physical memory dan juga virtual memory. Fungsi GlobalMemoryStatus ini mempunyai sebuah parameter lpBuffer yang bertipe MEMORYSTATUS. Berikut ini adalah deklarasi fungsi GlobalMemoryStatus pada Visual Basic.
Public Declare Sub GlobalMemoryStatus Lib “kernel32″ Alias “GlobalMemoryStatus” (lpBuffer As MEMORYSTATUS)
Tipe MEMORYSTATUS adalah suatu struktur yang berisi informasi-informasi mengenai memori RAM komputer. Berikut ini adalah deklarasi dari tipe MEMORYSTATUS pada Visual Basic.
Public Type MEMORYSTATUS
dwLength As Long
dwMemoryLoad As Long
dwTotalPhys As Long
dwAvailPhys As Long
dwTotalPageFile As Long
dwAvailPageFile As Long
dwTotalVirtual As Long
dwAvailVirtual As Long
End Type
Kita lihat di atas bahwa anggota dari tipe MEMORYSTATUS diantaranya adalah:
1. dwLength, digunakan untuk menentukan ukuran dari tipe MEMORYSTATUS. Ini harus diisi sebelum Anda memanggil fungsi GlobalMemoryStatus.
2. dwMemoryLoad, digunakan untuk mendapatkan informasi utilisasi memori saat ini. Satuan dari dwMemoryLoad adalah dalam persen yang nilainya berkisar antara 0 sampai 100.
3. dwTotalPhys, digunakan untuk mengetahui jumlah total dari physical memory dalam satuan bytes.
4. dwAvailPhys, digunakan untuk mengetahui jumlah physical memory yang tersedia saat ini dalam satuan bytes.
5. dwTotalPageFile, digunakan untuk mengetahui jumlah total bytes yang dapat digunakan untuk untuk penyimpanan pada paging file.
6. dwAvailPageFile, digunakan untuk mengetahui jumlah bytes yang tersedia pada paging file.
7. dwTotalVirtual, digunakan untuk mengetahui total bytes yang terdapat pada virtual address space of the calling process.
8. dwAvailVirtual, digunakan untuk mengetahui jumlah bytes yang belum direservasi pada virtual address space of the calling process.
Supaya lebih jelas, penulis sudah membuat contoh aplikasi yang berguna untuk mendapatkan informasi-informasi di atas. Source code-nya bisa Anda download di akhir tulisan ini. Aplikasi tersebut penulis buat dengan Visual Basic 6.0. Secara garis besar program tersebut akan memanggil fungsi GlobalMemoryStatus dan supaya hasilnya terlihat secara real-time maka pemanggilannya dilakukan melalui kontrol Timer sehingga kita bisa memonitor perubahan nilai memori yang tersedia secara real-time

Video RAM
VRAM adalah memori komputer yang digunakan untuk menyimpan data gambar yang ditampilkan di monitor komputer, yang bertindak sebagai buffer antara CPU dan kartu grafis. Bila ada gambar yang akan ditampilkan pada layar, gambar yang pertama dibaca oleh prosesor dan kemudian ditulis dengan VRAM. Data tersebut kemudian diubah oleh RAM digital-ke-analog converter (RAMDAC) menjadi sinyal analog yang dikirim ke layar. seluruh proses yang terjadi begitu cepat yang tidak dapat ditangkap oleh penglihatan manusia. Tidak seperti kebanyakan sistem RAM, VRAM adalah chip dual-porting, yang berarti bahwa saat layar membaca dari VRAM untuk memperbarui gambar yang sedang ditampilkan, maka prosesor yang baru menulis gambar dengan VRAM; hal ini mencegah tampilan dari kerlip antara redrawing tampilan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tolong komentar yang bermanfaat dan membangun...trimz